Bagaimanakah USB Berkomunikasi?

Posted: March 29, 2010 by opr3kkomd4 in Uncategorized

Diterbitkan oleh Verawati

Komunikasi USB dikatakan sebagai sistem master tunggal, artinya semua
aktivitas komunikasi data diawali oleh komputer.

Data yang dikirim melalui saluran USB, merupakan data sebanyak 8 byte
sampai 256 byte yang dikemas menjadi paket-paket data untuk satu kali
pengiriman. Komputer yang aktif minta data dari peralatan dan peralatan
wajib memberi data ke komputer.

Pengiriman data terjadi dalam kerangka waktu tiap 1 mili-detik sekali,
dalam kerangka waktu tersebut komputer bisa berhubungan dengan beberapa
peralatanan secara bergantian.

Peralatan yang berkecepatan rendah, mengirim data dengan kecepatan 1.5
Mega bit per detik, atau setiap bit dikirim dalam waktu 666.7
nano-detik. Sedangkan peralatan dengan kecepatan penuh mengirim data
dengan kecepatan 12 Mega bit per detik, atau waktu pengiriman data 1
bit adalah 88.3 nano-detik. Kecepatan tersebut ditentukan oleh
komputer, sedangkan semua peralatan harus menyesuaikan kecepatan
tersebut.

Pengiriman data ini dilakukan secara asinkron, dengan demikian
peralatan USB yang terpasang masing-masing harus membangkitkan sendiri
clock untuk penerimaan data

1) Proses Pembuatan Alat

Ø Menentukan Tema dan Konsep

Ø Mencari bahan refrensi

Ø Membuat hardware yaitu: Downloader Mikrokontroller PIC16F877 dan Rangkaian output

Ø Mendownload Bootloader 20 MHz ke Mikrokontroller (memprogram mikrokontroler agar dapat bekerja dengan frekuensi clock 20 MHZ).

Ø Membuat Program dan mendownload ke Mikrokontroller.

Ø Uji Alat dan membuat laporan.
2) SKEMATIK RANGKAIAN UTAMA

3) SKEMATIK RANGKAIAN DOWNLOADER

4) Abstrak

Ø Alat ini digunakan untuk memproses data input dari sebuah remote TV menggunakan mikrokontroller PIC16F877.

Ø Remote yang digunakan adalah remote TV tipe Sony yang sudah termodulasi gelombangnya.

Ø Remote akan memberikan output berupa gelombang yang dipancarkan melalui sensor photodiode bila tombolnya kita tekan.

Ø Downloader Mikrokontroller sebagai pengolah input dari remote dilengkapi dengan receiver yaitu sensor infrared yang juga biasa digunakan pada TV.

Ø Mikrokontroller yang sudah diprogram akan mengolah input gelombang yang diterima receiver.Data yang diolah adalah frekuensi gelombang.

Ø Frekuensi max gelombang remote 1800 KHz, adalah frekuensi yang dikeluarkan remote saat keadaan tombol tidak ada yang tertekan sama sekali. Saat salah satu tombol ditekan frekuensi akan turun dengan modulasi frekuensi berbeda-beda pada tiap tombol.

5) Cara Kerja Sistem

Ø Bila tombol remote ditekan, remote akan mengeluarkan output yang akan diterima receiver infrared pada downloader Mikrokontroller.

Ø Downloader bekerja pada tegangan 3 – 5 volt.

Ø Receiver dalam keadaan baik akan mengeluarkan output kira-kira 3 volt ketika menerima input dari remote. Kondisi awal 5 volt.

Ø Mikrokontroller akan memproses input dan mengeluarkan output melalui kaki-kakinya untuk mengaktifkan relay, LED, atau aktuator lain.

Ø Tombol 1-7 untuk menyalakan dan mematikan LED1-LED7. Tombol 8 untuk menyalakan dan mematikan LED8 dan juga mengaktifkan dan menonaktifkan kontak relay untuk menghidupkan lampu 220 VAC dan mematikannya kembali.

Ø Output dapat diganti dengan aktuator lain dengan memberikan rangkaian tambahan, misalnya berupa tansistor dan relay.

6) Program

Ø Software yang digunakan untuk membuat program Mikrokontroller PIC16F877 adalah PBP Editor yang di download ke Mikrokontroller dengan Program TinyBaldwin.

Ø Konsep utama program adalah membagi frekuensi gelombang input (1800 HZ) menjadi 4 (@450 HZ) yang dimasukkan dalam 4 register (akan ada 16 kemungkinan pola biner).

Ø Keempat register tersebut akan membuat pola biner, misal register X

7) Aplikasi

Ø Sasaran utama dari proyek ini adalah mengkomunikasikan Remote TV dengan Mikrokontroller yang dapat digunakan untuk memproses input dan memberikan output sesuai keinginan kita.

Ø Aplikasinya adalah penggunan Remote TV sebagai pengendali alat-alat rumah tangga, pengendali mesin-mesin, mobil-mobilan remote control, dll.

Disususn Oleh Verawati

BAGAIMANA DATA DIKOMUNIKASIKAN

Posted: March 29, 2010 by opr3kkomd4 in Uncategorized
Tags:

Bagaimana Data Dikomunikasikan?

Oleh Verawati.

Perbedaan mendasar antara jaringan komputer dan komunikasi data adalah komunikasi data lebih cenderung pada kehandalan dan efisiensi transfer sejumlah bit-bit dari satu titik ke tujuannya sementara jaringan komputer menggunakan teknik komunikasi data namun lebih mementingkan arti dari tiap bit dalam proses pengiriman hingga diterima di tujuannya

Komunikasi data merupakan transmisi data elektronik melalui sebuah media. Media tersebut dapat berupa kabel tembaga, fiber optik, radio frequency dan micro wave (gelombang mikro) dan sebagainya (dibahas pada komponen jaringan). Sistem yang memungkinkan terjadinya transmisi data seringkali disebut jaringan komunikasi data.

GAMBAR: Model komunikasi data sederhana

Gambar di atas merupakan perspektif lain dari model komunikasi data (gambar a). Untuk memudahkan pemahaman, kita mengambil contoh pengiriman electronic mail (surat elektronik).

Misalkan perangkat input dan transmitter merupakan komponen sebuah personal computer (PC). Seorang user pada sebuah PC akan mengirim pesan m ke user lain. User ini akan mengaktifkan paket electronic mail pada PC dan mengetik pesan melalui keyboard (perangkat input). Karakter string yang dibuat akan disimpan di buffer pada memori utama. PC ini dihubungkan pada sebuah media transmisi, seperti kabel atau telepon melalui perangkat I/O (transmitter), misalnya transceiver atau modem. Pesan tadi akan ditransfer ke transmitter sebagai sebuah barisan voltase [g(t)] yang merepresentasikan bit-bit pada kabel atau bus komunikasi. Transmitter dihubungkan langsung ke medium dan mengkonversi aliran yang datang [g(t)] menjadi sinyal [s(t)] yang memungkinkan untuk ditransmisikan/dirambatkan.

Sinyal yang ditransmisikan s(t) merambat melalui media komunikasi/sistem transmisi – menjadi objek gangguan dalam transmisi sehingga r(t) bisa saja berbeda dengan s(t) – dan diterima oleh receiver sebagai r(t). Receiver berusaha menganalisis keaslian s(t), di dasarkan pada r(t) dan pengetahuannya atas media, yang menghasilkan rangkaian bit g’(t). Bit-bit ini di kirim ke komputer output, dimana bit-bit tersebut di tahan dalam memori sebagai (g’). dalam beberapa kasus, sistem tujuan (destination) akan berusaha memperingatkan jika terjadi error, dan untuk selajutnya bekerja sama dengan sistem sumber sampai akhirnya mendapatkan data yang bebas dari error (error-free data). Data ini kemudian diberikan kepada user melalui suatu perangkat output, seperti printer atau layar monitor . Pesan (m’) sebagaimana dilihat oleh user biasanya merupakan salinan dari pesan aslinya (m).

Teknologi Wireless, Wi-Fi dan Wi-Max

Posted: March 13, 2010 by opr3kkomd4 in Uncategorized

Wireless internet merupakan koneksi internet yang menggunakan frekuensi radio dan bekerja pada kecepatan tinggi yaitu 11�54 Mbps, jauh lebih cepat daripada layanan internet melalui telepon yang hanya kecepatan maksimum 56 Kbps (milik telkom). Read the rest of this entry »

Mengenal Teknologi Digital Subscriber Line

Posted: March 10, 2010 by opr3kkomd4 in Uncategorized

Perkembangan internet yang sangat cepat sejak adanya World Wide Web tidak saja membawa perubahan terhadap penyebaran informasi tetapi juga membawa perubahan terhadap infrastruktur telekomunikasi. Tetapi Kecepatan pertambahan jumlah pengguna internet serta jumlah aliran data (informasi) lebih cepat dibandingkan dengan perkembangan infrastruktur telekomunikasi. Read the rest of this entry »

tentang komunikasi data

Posted: March 10, 2010 by opr3kkomd4 in Uncategorized

ARTIKEL TENTANG KOMUNIKASI DATA1. Komunikasi Data Komunikasi data adalah merupakan bagian dari telekomunikasi yang secara khusus berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi diantara komputerkomputer dan piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isyarat digital. Komunikasi data merupakan baguan vital dari suatu masyarakat informasi karena sistem ini menyediakan infrastruktur yang memungkinkan komputer-komputer dapat berkomunikasi satu sama lain. Read the rest of this entry »

Komponen Komunikasi Data

Posted: March 9, 2010 by goenks in Komponen Komda

Komunikasi data sebenarnya sudah sangat sering dilakukan dalam aktifitas sehari-hari, baik dalam lingkup global seperti internet maupun dalam lingkup lokal (LAN). Sebagai ilustrasi, pada saat suatu message dikirimkan dari suatu komputer dan kemudian diterima oleh komputer lainnya, pada saat itulah terjadi komunikasi di antara kedua buah komputer tersebut. Read the rest of this entry »